DKI Luncurkan 41 Terminal Parkir Elektronik di Empat Ruas Jalan

Jakarta- Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta meluncurkan 41 terminal parkir elektronik (TPE) di empat ruas jalan yang dioperasikan untuk pembayaran parkir tepi jalan (on street parking) hari ini. Keempat ruas jalan tersebut adalah Jalan Juanda Raya sebanyak 13 unit, Jalan Pecenongan 10 unit, Jalan Pinangsia Raya 10 unit dan Jalan Pinangsia I-III 8 unit. Kepala UP Perparkiran Tiodor Sianturi mengatakan 41 unit mesin TPE merupakan bagian dari total 201 unit mesin TPE yang akan diterapkan sepanjang tahun 2016. “Sebelumnya di tahun 2016, kami bekerja sama dengan pihak swasta telah mengimplementasikan 111 unit TPE di tiga ruas jalan yaitu Jalan Sabang, Jalan Kelapa Gading dan Jalan Falatehan. Mesin ini dibeli melalui e-catalogue dengan merek Cale dari Swedia,” kata Tiodor dalam acara peresmian Penataan Parkir dengan TPE di Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Senin (24/10). Dijelaskannya, implementasi TPE berbeda dengan penerapan tahun lalu. Untuk tahun ini, pihaknya proaktif berperan sentral sebagai operator mesin TPE dengan bekerja sama strategis bersama tujuh penerbit uang elektronik. Untuk penerapan transaksi non tunai atau cashless system. Ketujuh penerbit uang elektronik tersebut adalah TapCash dari BNI, e-money dari Bank Mandiri, Brizzi dari BRI, Mega Cash dari Bank Mega, Flazz dari BCA dan Jakcard dari Bank DKI serta Dompetku Tap dari Indosat Ooredoo. UP Perparkiran juga menggandeng PT Aino Indonesia sebagai sistem integrator yang melakukan dukungan settlement harian dan rekonsiliasi transaksi. “Kini kami juga melarang juru parkir untuk menerima uang tunai dari pengguna jasa parkir. Sehingga pemilik kendaraan wajib memiliki dan membayar biaya parkir di mesin TPE jika ingin parkir di tepi jalan yang sudah terpasang TPE,” ujarnya. Juru parkir akan berperan untuk mengatur ketertiban parkir dan memandu pengendara untuk membayar parkir di TPE. Untuk mengawasi, Pemprov DKI memasang CCTV yang terkoneksi dengan smart city secara real time. “Dishubtrans DKI akan melakukan penindakan penertiban berupa penggembokan ban dan penderekan kendaraan bagi pengendara yang tidak melakukan pembayaran parkir tepi jalan pada TPE,” ungkapnya. Tiodor mengharapkan dengan penerapan TPE di on street parking, tidak hanya mengubah perilaku berkendara warga Jakarta, tetapi juga menekan kebocoran pendapatan daerah. Lenny Tristia Tambun/WBP Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu