Ahok: Perpanjang 5 Tahun, Kami Kerja Lebih Kencang

Jakarta – Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan program kerja dari pasangan nomor urut 2 dalam Pilgub DKI Jakarta, Ahok-Djarot lebih terukur dibandingkan kedua pasangan lainnya. Selain itu, Ahok-Djarot memiliki data yang lebih akurat daripada pasangan lainnya. “Kalau calon yang baru kan dia enggak punya data ini. Kalau kami punya. Kita kerjakan sampai di mana,” kata Ahok dalam acara “Apel Siaga Relawan Ahok-Djarot” di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (21/12). Data yang akurat bisa menjadi tolok ukur bagi Ahok-Djarot untuk dapat bekerja lebih keras lagi membangun Jakarta. “Jadi kalau Anda perpanjang saya lima tahun lagi, kita akan kerjain lebih kenceng lagi. Yang kita kerjakan akan langsung kelihatan,” ujarnya. Ia mencontohkan, bila bicara visi pembangunan manusia, maka yang diukur adalah indeks pembangunan manusia (IPM). Pemprov DKI telah mencapai prestasi yang tinggi dalam pembangunan manusia, karena selama kepemimpinannya ada sejumlah penghargaan yang diterima. “Jadi semua jelas. Contoh, tadi pagi kita baru terima penghargaan dari menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak soal RPTRA. Dari menteri tenaga kerja, indeks pembangunan tenaga kerja kita dapat tiga penghargaan,” ungkapnya. Menurut Ahok, bila seseorang bekerja keras sesuai dengan target yang telah ditentukan, maka penghargaan akan datang dengan sendirinya. “Saya sampaikan kepada mereka, kalau kita kerja sesuai dengan target orang, nanti penghargaan akan datang sendiri kok. Pasti datang sendiri karena targetnya orang. Jadi terukur semua program kami,” katanya. Misalnya, birokrat yang harus melayani, diukur dengan key performance indicator (KPI). Kinerja lurah juga diukur selama bertugas. “Misalnya lurah, mesti jadi e state manager , jadi orangtua. Jadi semua ini ada angka,” katanya. Lenny Tristia Tambun/AB BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu