Tolak Ajakan Sweeping, 2 Aremania Dibacok

VIVA.co.id – MIS alias Benu warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, melukai 2 suporter Arema. Insiden terjadi saat keduanya ikut proses penggalangan dana untuk Aremania yang tewas dalam penyerangan di Sragen, Jawa Tengah, pada Sabtu 19 Desember 2015 lalu. Saat itu, Aremania tengah melakukan penggalangan dana di simpang tiga pasar lama Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada 22 Desember 2015. Sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku yang bekerja sebagai pengamen lantas mengajak Aremania untuk melakukan aksi sweeping terhadap kendaraan berpelat nomor mobil L, asal Surabaya, di sekitar Dampit. “Saya minum alkohol kemudian ke pertigaan Dampit menuju kerumunan Aremania yang sedang menggalang dana,” kata MIS kepada aparat kepolisian Polres Malang, Rabu 23 Desember 2015. Namun, ajakan itu ditolak oleh Aremania. Bahkan, mereka berupaya mengusir dan memukul pelaku lantaran merasa terganggu dan terlihat adu mulut dengan mereka. Aksi tersebut kemudian dilerai oleh warga setempat. Merasa tidak terima dengan keadaan itu, MIS kemudian mengancam dan berkata: ” Entenono kene maringene tak bali (tunggu di sini, setelah ini saya akan kembali),” kata MIS. Saat itu, MIS yang kalap segera pulang ke rumahnya untuk mengambil parang dan celurit. MIS kemudian kembali ke kerumunan Aremania ditemani 2 rekannya dan langsung mengayunkan senjata tajam secara membabibuta. Akibatnya, 2 korban Aremania terluka sabetan benda tajam tersebut. Aksinya baru berhenti setelah mobil dinas aparat kepolisian datang dan berusaha menabrak pelaku. Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di kediaman temannya. Sebelum ia akhirnya ditangkap aparat pada Rabu pagi 23 Desember 2015. “Pelaku ditangkap oleh unit opsnal Polres Malang yang bekerja sama dengan Polsek Dampit yang langsung menangkap pelaku di tempat persembunyiannya,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro, Rabu 23 Desember 2015. Pelaku diamankan bersama barang bukti yang disita dari kejadian berupa parang yang digunakan pelaku dan baju Arema berwarna biru. MIS bakal dijerat dengan pasal 170 dan/atau pasal 351 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sedangkan 2 rekan pelaku kini masih dalam kejaran aparat dan masuk daftar buron. Sementara itu, Aremania korban pembacokan mengalami luka-luka di bokong serta punggung, dan kini dalam perawatan dan pengobatan di kediaman masing-masing. (one)

Sumber: VivaNews